Iklan Investor Pialang
Kamis, 21 Juni 2018 | 20:53 WIB

Kelompok Tani Sebatik Selewengkan Pupuk Subsidi

Kamis, 28 Februari 2013 / hukum / antara

OTDANEWS.COM, Nunukan - Salah satu kelompok tani di Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur diduga berusaha menyelewengkan 110 zak pupuk pertanian subsidi ke Seimenggaris.

Seorang warga Pulau Sebatik bernama Anjasmara, Kamis mengatakan, pupuk yang sebenarnya diperuntukkan bagi petani di Pulau Sebatik akan dijual oleh salah seorang ketua kelompok tani ke luar daerah.

Kejadian itu, lanjut dia, pada Senin (25/2) malam dengan diangkut menggunakan kapal kayu tujuan Kecamatan Seimenggaris.

Sementara itu, Kapolsek Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur, Ipda Eka Berlin, Kamis mengatakan upaya penyelewengan pupuk subsidi tersebut sedang diangkut menuju Kecamatan Seimenggaris yang kuat dugaan akan dijual ke salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Namun upaya itu berhasil digagalkan dan saat ini sedang dalam tahap penyidikan dengan memeriksa pelaku dan tenaga ahli dari Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Nunukan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM kabupaten Nunukan, jelas Berlin saat dihubungi, Kamis.

Ia menegaskan, sesuai temuan jumlah pupuk subsidi yang diangkut dengan menggunakan kapal kayu itu sebanyak 110 zak dengan berat 50 kilogram per zak.

"Saat ini sedang dalam tahap penyidikan untuk melengkapi office hukumnya dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk tenaga ahli dari dinas terkait," ujarnya.

Ketika ditanyakan apakah pupuk subsidi tersebut akan diselundupkan ke Malaysia. Berlin menegaskan, belum ada unsurnya kesana tetapi sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukannya bahwa pupuk bersubsidi tersebut akan diangkut menuju Kecamatan Seimenggaris.

"Jadi bukan upaya penyelundupan tetapi hanya penyelewengan," kilah Kapolsek Sei Nyamuk ini.

Ia pun mengatakan, pelanggaran yang dapat dikenakan kepada pelaku belum ditentukan karena penyidikannya masih berlangsung dan belum memeriksa tenaga ahli.

Dibaca : 247 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER