Iklan Investor Pialang
Minggu, 25 Februari 2018 | 05:15 WIB

Indonesia Akan Tingkatkan Kepercayaan Investor Asing

Rabu, 03 Oktober 2012 / hukum / antara

 

Indonesia akan meningkatkan kepercayaan investor asing dengan memperbaiki iklim investasi dalam upaya menarik lebih banyak investasi ke sektor infrastruktur sebagai salah satu negara tujuan investasi asing di kawasan ASEAN yang kompetitif.

Editor Regional OBG Paulius Kuncinas dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu mengakui bahwa daftar panjang proyek infrastruktur di Indonesia dan reformasi ekonomi sudah berhasil menumbuhkan minat di antara investor global.

Namun Indonesia masih perlu mengatasi keprihatinan mereka seperti isu-isu kerangka regulasi negara dan jalur birokrasi prosedur bisnis, katanya.

Paulius Kuncinas mengatakan, sumber daya alam Indonesia yang melimpah, stabilitas politik dan ekonomi yang tumbuh cepat akan membuka jalan untuk mendorong pertumbuhan satu digit yang tinggi selama beberapa tahun ke depan.

"Namun demikian, keberhasilan jangka panjang akan ditentukan oleh kemampuan negara untuk menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan stabil, mempercepat proyek-proyeknya dan mengurangi ketergantungan pada pertumbuhan komoditas," katanya.

Editor regional OBG itu dalam The Report Indonesia 2013 menjelaskan, panduan ekonomi dan investasi tentang Indonesia, dihasilkan dengan dukungan penelitian dari BKPM, Kadin, Lubis Santosa & Maramis dan Pricewaterhouse Coopers (PWC) dan akan memberikan analisis mendalam mengenai upaya Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu negara tujuan investasi asing di kawasan ASEAN yang kompetitif.

Kerja sama BKPM OBG telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) mengenai fasilitas penelitian untuk tahun keenam oberturut-turut dengan BKPM dalam persiapan untuk proyek baru OBG, katanya.

Menurut dia, BKPM mempelopori upaya Indonesia untuk meningkatkan investasi dalam negeri dan asing sejalan dengan tujuan pemerintah yang lebih luas, yaitu mengurangi ketimpangan sosial dan mengurangi pengangguran.

BKPM bertindak sebagai penghubung utama antara pihak dunia usaha dan pihak pemerintah, melalui pencocokan bagi investor dan memperbaiki iklim investasi Indonesia, ujarnya.

Sementara itu, Country Director, Maria Merono, mengatakan, OBG akan dapat memperoleh manfaat dari fasilitas penelitian BKPM dan menyoroti peranan tim yang telah membuat panduan ekonomi OBG selama enam tahun terakhir.

"Badan Koordinasi Penanaman Modal berada di garis depan upaya Indonesia untuk menarik investasi yang berkualitas untuk proyek-proyeknya dan telah memainkan peran kunci dalam meningkatkan sentimen investor," katanya.

"Saya yakin BKPM akan berperan dalam membantu kami memetakan secara akurat tahap berikutnya dalam pembangunan negara," tambahnya.

Ketua BKPM Chatib Basri menambahkan, The Report Indonesia 2013 itu dapat mengeksplorasi bagaimana Indonesia harus menghadapi negara-negara ASEAN lainnya dalam upayanya untuk memantapkan diri sebagai tujuan investasi utama di kawasan ini.

"Walaupun adanya data yang dapat dipercaya dan akurat mengenai pembangunan ekonomi Indonesia telah membantu meningkatkan profil Indonesia di panggung global, para investor masih ingin mengetahui analisis kemajuan dalam konteks regional," katanya.

"Saya berharap dapat membantu tim Oxford Business Group dalam upaya mereka meneliti fundamental ekonomi Indonesia dan bekerja dengan mereka untuk mendokumentasikan temuan mereka dalam panduan ekonomi yang penting ini, tuturnya.

Dibaca : 245 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER