Iklan Investor Pialang
Senin, 26 Februari 2018 | 00:25 WIB

Topan Basyang Picu Tanah Longsor di Banyak Wilayah Filipina

" Liputan6.com, Dumaguet, Filipina - Sebuah topan dahsyat dilaporkan menghantam Kota Dumaguet di Pulau Negros, Filipina, pada Selasa 13 Februari 2018 malam, dan terus melaju melintasi kawasan Sulu di utara Pulau Sulawesi.Dilansir dari laman Express.co.uk pada Rabu (14/2/2018), topan dahsyat itu diberi nama Basyang, dan diprediksi akan memicu beberapa bencana longsor di banyak wilayah di Pulau Palawan Filipina hingga esok hari.Prediksi tersebut didasarkan pada curah hujan yang meningkat pasca-terjangan topan Basyang, yang melanda sebagian wilayah selatan Filipina pada kemarin petang.Petugas penyelamat telah dikerahkan untuk mengevakuasi ratusan orang dari risiko bencana pasca-hantaman topan.Topan Basyang merupakan serangkaian angin ribut yang tercipta dari sebuah badai tropis di selatan samudera Pasifik. Serangkaian badai tropis itu pertama kali menghantam kota Cortes, provinsi Pulau Surigao del Sur, pada Selasa siang.Terjangan topan tersebut memicu tanah longsor di kawasan pegunungan di sekitar kota tambang Carrascal, juga berada di Provinsi Suirgao del Sur.Otoritas setempat menyebut setidaknya empat orang meninggal dalam musibah tanah longsor, termasuk seorang ibu dan orang anaknya.Sementara itu, petugas keamanan Filipina terus berupaya membuka akses menuju lokasi bencana yang tertutup oleh longsoran tanah pohon-pohon tumbang.Masyarakat di lima pulau utama Filipina mendapat peringatan siaga satu, di mana hal itu merujuk pada ancaman bencana banjir dan tanah longsor terkait terjangan topan Bansyang.Meski siaga satu merupakan tingkat peringatan terendah, namun ancaman angin berkekuatan besar diperkirakan masih akan terbentuk pada kecepatan 60 kilometer per jam. Simak video tentang hantaman dahsyat topan Hato di Hong Kong berikut: Angin topan hato melanda sekitar 60 km selatan hong kong. Membuat seluruh kegiatan ditutup sementara waktu. Seperti kantor dan sekolahLet's block ads! (Why?) "

Rabu, 14 Februari 2018 /
Topan Basyang Picu Tanah Longsor di Banyak Wilayah Filipina
Liputan6.com, Dumaguet, Filipina - Sebuah topan dahsyat dilaporkan menghantam Kota Dumaguet di Pulau Negros, Filipina, pada Selasa 13 Februari 2018 malam, dan terus melaju melintasi kawasan Sulu di utara Pulau Sulawesi.Dilansir dari laman Express.co.uk pada Rabu (14/2/2018), topan dahsyat itu diberi nama Basyang, dan diprediksi akan memicu beberapa bencana longsor di banyak wilayah di Pulau Palawan Filipina hingga esok hari.Prediksi tersebut didasarkan pada curah hujan yang meningkat pasca-terjangan topan Basyang, yang melanda sebagian wilayah selatan Filipina pada kemarin petang.Petugas penyelamat telah dikerahkan untuk mengevakuasi ratusan orang dari risiko bencana pasca-hantaman topan.Topan Basyang merupakan serangkaian angin ribut yang tercipta dari sebuah badai tropis di selatan samudera Pasifik. Serangkaian badai tropis itu pertama kali menghantam kota Cortes, provinsi Pulau Surigao del Sur, pada Selasa siang.Terjangan topan tersebut memicu tanah longsor di kawasan pegunungan di sekitar kota tambang Carrascal, juga berada di Provinsi Suirgao del Sur.Otoritas setempat menyebut setidaknya empat orang meninggal dalam musibah tanah longsor, termasuk seorang ibu dan orang anaknya.Sementara itu, petugas keamanan Filipina terus berupaya membuka akses menuju lokasi bencana yang tertutup oleh longsoran tanah pohon-pohon tumbang.Masyarakat di lima pulau utama Filipina mendapat peringatan siaga satu, di mana hal itu merujuk pada ancaman bencana banjir dan tanah longsor terkait terjangan topan Bansyang.Meski siaga satu merupakan tingkat peringatan terendah, namun ancaman angin berkekuatan besar diperkirakan masih akan terbentuk pada kecepatan 60 kilometer per jam. Simak video tentang hantaman dahsyat topan Hato di Hong Kong berikut: Angin topan hato melanda sekitar 60 km selatan hong kong. Membuat seluruh kegiatan ditutup sementara waktu. Seperti kantor dan sekolahLet's block ads! (Why?) Sumber :http://global.liputan6.com/read/3286199/topan-basyang-picu-tanah-longsor-di-banyak-wilayah-filipina
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER