Iklan Investor Pialang
Jumat, 23 Februari 2018 | 13:34 WIB

MKD: Kritik DPR yang Membangun Silakan

" Liputan6.com, Jakarta Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad menyatakan sebenarnya Pasal 122 Undang-Undang MD3 tentang tugas dan fungsi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mempertegas Pasal 119 dalam UU yang sama.Dasco menyebut dalam Pasal 119 tertulis jelas bahwa tujuan dari MKD yaitu menjaga kehormatan dan marwah lembaga DPR."Sebenarnya tanpa pasal itu pun, MKD sudah ada selama ini apabila ada yang memang pantas diproses secara hukum sudah kita jalani," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).Politikus Gerindra ini menjelaskan proses hukum tentu dengan berbagai pertimbangan melalui rapat internal. Dia mencontohkan pernyatan yang dapat memicu proses hukum seperti mengatakan DPR rampok semua, padahal tidak seperti itu adanya."Itu yang begitu kita anggap melemahkan marwah DPR. Tapi kalau kritik yang membangun iya enggak apa-apa," ujar dia.Selama ini, menurut dia, banyak masyarakat yang melakukan kritik kepada lembaga pimpinan Bambang Soesatyo ini. Namun, kata Dasco, itu merupakan bentuk dari demokrasi."Kita anggap itu, proses demokrasi. Kita selama ini enggak pernah melaporkan," ujar dia.Let's block ads! (Why?) "

Selasa, 13 Februari 2018 /
MKD: Kritik DPR yang Membangun Silakan
Liputan6.com, Jakarta Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad menyatakan sebenarnya Pasal 122 Undang-Undang MD3 tentang tugas dan fungsi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mempertegas Pasal 119 dalam UU yang sama.Dasco menyebut dalam Pasal 119 tertulis jelas bahwa tujuan dari MKD yaitu menjaga kehormatan dan marwah lembaga DPR."Sebenarnya tanpa pasal itu pun, MKD sudah ada selama ini apabila ada yang memang pantas diproses secara hukum sudah kita jalani," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).Politikus Gerindra ini menjelaskan proses hukum tentu dengan berbagai pertimbangan melalui rapat internal. Dia mencontohkan pernyatan yang dapat memicu proses hukum seperti mengatakan DPR rampok semua, padahal tidak seperti itu adanya."Itu yang begitu kita anggap melemahkan marwah DPR. Tapi kalau kritik yang membangun iya enggak apa-apa," ujar dia.Selama ini, menurut dia, banyak masyarakat yang melakukan kritik kepada lembaga pimpinan Bambang Soesatyo ini. Namun, kata Dasco, itu merupakan bentuk dari demokrasi."Kita anggap itu, proses demokrasi. Kita selama ini enggak pernah melaporkan," ujar dia.Let's block ads! (Why?) Sumber :http://news.liputan6.com/read/3284827/mkd-kritik-dpr-yang-membangun-silakan
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER