Iklan Investor Pialang
Minggu, 20 Mei 2018 | 20:28 WIB

Ingat, Jangan Berteduh di Kolong Jembatan Jika Tak Ingin Ditilang

" Liputan6.com, Jakarta - Salah satu kesalahan pengendara sepeda motor yang kerap dilakukan saat turun hujan yaitu berteduh di kolong jembatan. Parahnya, pengendara sepeda motor yang berteduh jumlahnya sangat banyak.Menurut Kepala Sub Direktorat Penegak Hukum Direktorat Lalu Direktorat Lalu Lintas PoldaMetro Jaya AKBP Budiyanto, berhenti dikolong jembatan saat hujan salah satu pelanggaran. “Bahwa setiap pengguna jalan harus tertib dan mencegah hal-hal yang dapat merintangi dan mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” ucap Budiyanto kepada Liputan6.com, Senin (12/2/2018).Meski melanggar, namun kata dia, anggota Polri melekatkan kewenangan diskresi kepolisian. Artinya polisi bisa saja beritindak atau tidak karena ada penilaian sendiri. Termasuk dalam hal memberikan penilangan.“Karena penegak hukum bisa yang bersifat represif yusticial (tilang), atau bersifat non yusticial teguran lisan atau tulisan,” ucapnya.Oleh karena itu, jika polisi menghimbau untuk memacu kendaraan saat dikolong jembatan karena hujan, maka hal itu semata-mata agar kondisi jalanan kembali lancar.Apabila himbauan ini tak digubris, polisi bisa saja menerapkan pasal 282 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.Setiap pengguna jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.Maka dari itu, ada baiknya pengendara sepeda motor melengkapi diri dengan membawa jas hujan.Let's block ads! (Why?) "

Senin, 12 Februari 2018 /
Ingat, Jangan Berteduh di Kolong Jembatan Jika Tak Ingin Ditilang
Liputan6.com, Jakarta - Salah satu kesalahan pengendara sepeda motor yang kerap dilakukan saat turun hujan yaitu berteduh di kolong jembatan. Parahnya, pengendara sepeda motor yang berteduh jumlahnya sangat banyak.Menurut Kepala Sub Direktorat Penegak Hukum Direktorat Lalu Direktorat Lalu Lintas PoldaMetro Jaya AKBP Budiyanto, berhenti dikolong jembatan saat hujan salah satu pelanggaran. “Bahwa setiap pengguna jalan harus tertib dan mencegah hal-hal yang dapat merintangi dan mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” ucap Budiyanto kepada Liputan6.com, Senin (12/2/2018).Meski melanggar, namun kata dia, anggota Polri melekatkan kewenangan diskresi kepolisian. Artinya polisi bisa saja beritindak atau tidak karena ada penilaian sendiri. Termasuk dalam hal memberikan penilangan.“Karena penegak hukum bisa yang bersifat represif yusticial (tilang), atau bersifat non yusticial teguran lisan atau tulisan,” ucapnya.Oleh karena itu, jika polisi menghimbau untuk memacu kendaraan saat dikolong jembatan karena hujan, maka hal itu semata-mata agar kondisi jalanan kembali lancar.Apabila himbauan ini tak digubris, polisi bisa saja menerapkan pasal 282 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.Setiap pengguna jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.Maka dari itu, ada baiknya pengendara sepeda motor melengkapi diri dengan membawa jas hujan.Let's block ads! (Why?) Sumber :http://otomotif.liputan6.com/read/3279868/ingat-jangan-berteduh-di-kolong-jembatan-jika-tak-ingin-ditilang
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER