Iklan Investor Pialang
Jumat, 23 Februari 2018 | 13:48 WIB

Masyarakat Musirawas Harapkan Penerbangan Dibuka Kembali

Kamis, 18 Juli 2013 / potensi daerah / antara

OTDANEWS.COM, Musirawas, Sumsel - Masyarakat Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau mengharapkan penerbangan di wilayah itu, yakni melalui Bandara Silampar, kembali dibuka untuk kelancaran transportasi udara ke Jakarta.

Sejak transportasi udara di dua wilayah itu melalui Bandar Udara Silampar ditutup, masyarakat yang bepergian ke Jakarta terpaksa lewat Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, kata seorang karyawan perkebunan di Musirawas M Damanik, Kamis.

"Kami sangat kesulitan sekali berurusan ke Jakarta karena harus menempuh jalan darat sekitar 3,5 jam menggunakan mobil ke Bengkulu, sedangkan di daerah kita sendiri ada lapangan terbang," katanya.

Ia menilai, penutupan penerbangan Musirawas dan Lubuklinggau ke Jakarta sangat politis. "Kami warga pengguna jasa penerbangan berharap, hendaknya petinggi di wilayah Sumatera Selatan tidak mempolitisir kepentingan masyarakat. Apalagi terkait kebutuhan penerbangannya," ucap Damanik.

Wilayah Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau menjadi lahan empuk para investor, sehingga sarana dan prasarana transportasi tidak terganggu.

"Kami berurusan ke Jakarta harus menempuh dua pilihan yaitu lewat bandara Bengkulu dengan jarak tempuh 3,5 jam dan lewat bandara Palembang selama tujuh jam perjalanan darat," ujarnya.

Kabag Humas Pemkab Musirawas Edy Zainuri mengatakan, penerbangan daerah itu akan kembali dibuka karena tuntutan masyarakat, namun saat ini akan melayani penerbangan Musirawas/Lubuklinggau-Jakarta satu kali dalam seminggu.

Pesawat yang digunakan BAE dengan maskapai Aviastar tanpa subsidi pemerintah daerah. Penerbangan tersebut masih melihat animo masyarakat. "Bila dimungkinkan setiap hari seluruh seat bisa terpenuhi, maka jadwal penerbangn akan ditingkat," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Musirawas Ari Narsyah mengatakan, penerbangan daerah itu selama ini ditutup sementara karena ada peningkatan pembangunan bandara secara menyeluruh.

Saat ini panjang landasan pacu Bandara Silampar Lubuklinggau itu mencapai 2.200 meter dengan lebar 30 meter dan masih berpotensi dikembangkan mencapai 3.000 meter, sehingga dapat melayani pesawat berbadan lebar, ujarnya.

Dibaca : 1064 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER