Iklan Investor Pialang
Minggu, 24 Juni 2018 | 23:31 WIB

Warga Bantaran Kali Tak Menduga Banjir Susulan

Selasa, 05 Februari 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Bekasi - Sejumlah warga di sepanjang bantaran Kali Bekasi, Jawa Barat, tidak menduga adanya banjir susulan akibat luapan sungai, Senin (4/2) dini hari.

"Saya dapat pesan dari blackberry messenger bahwa air akan kembali meluap. Semula berpikir itu hanya hoax, tapi ternyata betul adanya," ujar Tien Rustini (46), warga Pondok Mitra Lestari, Kecamatan Jatiasih, Selasa dini hari.

Hal serupa juga diungkapkan Rusjaman (44), warga Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Jatiasih.

"Baru saja banjir terjadi 18 Januari lalu. Rumah baru saya bereskan, tapi air luapan Kali Bekasi kembali masuk membawa lumpuh," ujarnya.

Wartawan Antara di lokasi melaporkan, air mulai menyergap ribuan rumah warga di sepanjang bantaran Kali Bekasi mulai pukul 23.00 WIB.

Ketinggian air di lokasi terparah PGP mencapai 3 meter akibat tanggul di lokasi setempat yang mengalami jebol pada 18 Januari lalu hingga kini belum diperbaiki secara permanen.

Menurut Rusjaman, mayoritas warga di kawasan setempat menduga banjir seperti itu hanya terjadi lima tahun sekali.

"Ternyata baru dua pekan banjir yang sama kembali lagi terjadi," katanya.

Warga yang tinggal di perumahan sepanjang aliran Kali Bekasi pun mulai mengamankan barang-barang berharganya dan mengungsi ke tempat aman. Seperti yang terjadi di Perumahan Pondok Mitra Lestari Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.

Meluapnya air yang terjadi pada malam hari ini cukup membuat kalang kabut warga sekitar, karena hujan deras sudah lama reda pada sore hari.

Kepanikan warga pun tampak dari hilir mudik kendaraan roda dua maupun roda empat yang diungsikan pemiliknya ke tempat yang lebih tinggi yakni ke Perumahan Grand Galaxy yang berlokasi tepat di seberang perumahan tersebut.

Warga kampung yang rumahnya lebih dekat dengan Kali Bekasi mayoritas telah mengungsi karena ketinggian air sudah cukup dalam menggenangi perumahan mereka. (ANTARA)

Dibaca : 297 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER