Iklan Investor Pialang
Minggu, 25 Februari 2018 | 20:32 WIB

Banjir Luapan Sungai Cipeujeuh Garut Surut

Senin, 04 Februari 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Garut - Banjir akibat luapan Sungai Cipeujeuh yang merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (3/2) malam, berangsur surut hingga, Senin pagi.

Sejumlah warga korban banjir di Kecamatan Garut Kota itu tampak sibuk membersihkan segala perabotan rumah, pakaian, kasur, dan kursi.

Banjir yang melanda empat kelurahan tersebut menyisakan lingkungan permukiman dan rumah menjadi kotor berlumpur karena tergenangi air.

Salah seorang warga korban banjir, Kelurahan Paminggir, Soni Sopiani mengatakan bencana banjir itu sempat menghanyutkan sejumlah barang di rumahnya.

"Barang-barang dirumah saya ada yang terbawa hanyut, tidak sempat diselamatkan, karena banjir saat itu datangnya tiba-tiba," kata Soni.

Ia mengatakan, genangan air yang masuk perkampungan ketinggiannya mencapai sekitar dua meter. Warga sempat bingung antara menyelamatkan diri dan barang-barang dalam rumah.

"Kerugian materi akibat banjir yang menimpa saya ini mungkin sampai jutaan rupiah," katanya.

Bencana banjir itu merendam sejumlah rumah tesebar di Kelurahan Ciwalen, Kota Kulon, Paminggir dan Regol.

Pihak kecamatan maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut masih melakukan pendataan jumlah rumah yang terendam banjir.

Bencana banjir itu datang setelah hujan deras mengguyur wilayah Garut kemudian debit air Sungai Cipeujeuh meningkat, sehingga meluap dan menggenangi permukiman penduduk yang dekat dengan aliran sungai.

Peristiwa itu tidak dilaporkan ada korban jiwa, hanya kerugian materi yang belum dapat diperkirakan besarannya oleh pemerintah daerah. (ANTARA)

Dibaca : 1654 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER