Iklan Investor Pialang
Kamis, 24 Mei 2018 | 20:42 WIB

Jadikan Pengalaman Musibah Longsor Tapsel

Senin, 07 Januari 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Medan - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Ahmad Hidayat Nasution mengatakan, bencana longsor terjadi saat tahun baru 2013 di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, dapat dijadikan pengalaman berharga.

"Sebab, saat terjadinya longsor yang mengganggu arus jalan darat itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tapanuli Selatan (Tapsel) juga dibuat repot menurunkan alat berat untuk membersihkan tumpukan tanah di badan jalan tersebut," katanya di Medan, Senin.

Apalagi, menurut Hidayat, kejadian longsor di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Selasa (1/1) sekitar pukul 10.00 WIB, sangat mengganggu arus jalan darat dari Provinsi Sumatera Barat - Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) atau sebaliknya.

Bahkan, jelasnya, akibat longsor di Desa Aek Libung dan Desa Silaiya, Kabupaten Tapsel, terjadi kemacetan sopir bus, sopir angkutan barang, mobil pribadi dan transfortasi lainnya sepanjang lebih kurang 10 kilometer.

"Kemacetan bagi pengguna jasa Jalinsum tersebut, tidak bisa lagi dielakkan, karena tidak adanya jalur alternatif di lokasi longsor itu," ucap dia.

Hidayat mengatakan, longsor yang terjadi di wilayah Tapsel ini, secara tiba-tiba dan tidak diduga sama sekali.Kejadian longsor di daerah tersebut benar-benar di luar perkiraan.

Oleh karena itu, menurut dia, peristiwa tersebut dapat diambil hikmahnya dan kedepan musibah longsor ini jangan terulang lagi."Cukuplah sekali ini saja, Desa Aek Libung dan Desa Silaiya mengalami longsor," ujarnya.

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, longsor tidak hanya terjadi di Tapsel, namun juga beberapa kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Bahkan, jelasnya, dalam laporan yang diperoleh dari Petugas BPBD Madina, bulan Desember 2012, sebuah jembatan di Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Madina, Sumut, rusak kibat dihantam banjir Sungai Batanggadis.

Jembatan tersebut tergerus sepanjang lebih kurang 5 meter dari badan jalan.Selain itu, jembatan putus di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Madina, akibat meluapnya Sungai Ranto Puran.

Terjadi longsor Jalinsum disejumlah titik di Kecamatan Panyabungan, sehingga arus transfortasi darat dari Medan- Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat jadi terganggu.

Longsor juga terjadi di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Madina, seluruh kendaraan berupa bus, mobil dan sepeda motor tidak bisa lewat dan terjadi kemacetan.

"Pihak BPBD Sumut mengharapkan kepada petugas BPBD Tapsel dan Madina dapat lebih waspada dan secepatnya mengantisipasi bila terjadi bencana banjir, longsor, gempa bumi, maupun bencana lainnya," kata Hidayat. (ANTARA)

Dibaca : 582 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER