Iklan Investor Pialang
Kamis, 21 Juni 2018 | 20:57 WIB

BBPOM Pekanbaru Musnahkan Sitaan Senilai Rp1 Miliar

Jumat, 04 Januari 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Pekanbaru - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, Riau, memusnahkan ragam barang dan produk hasil sitaan selama 2012 yang ditaksir bernilai lebih dari satu miliar rupiah.

"Pemusnahan kami laksanakan hari ini (4/1) dengan dihadiri sejumlah perwakilan lembaga hukum, baik kejaksaan dan kepolisian maupun Dinas Perindustrian," kata Kepala Bidang Penyidikan BBPOM Pekanbaru Adrizal di Pekanbaru, Jumat.

Ia mengatakan ragam barang dan produk tersebut selama ini masih dalam penghitungan jumlah dan nilai pastinya.

Berbagai produk, katanya, antara lain kosmetik yang mengandung zat kimia berbahaya dan produk pangan serta minuman ilegal, atau tanpa izin edar.

Ia mengatakan, produk minuman dan pangan ada pula yang disita karena mengandung zat kimia berbahaya.

"Seluruhnya merupakan hasil razia atau sitaan sepanjang Tahun 2012, dari berbagai produsen yang ada di sejumlah wilayah Riau," katanya.

Ia mengatakan ribuan kemasan produk komestik berbagai jenis dan merek yang dianggap berbahaya sempat diamankan pada awal Januari 2012.

"Seluruh produk kosmetik ini kami amankan dari toko dan pergudangan yang berada di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau," kata Kepala BBPOM Pekanbaru I Gede Nyoman Suandi pada kesempatan yang sama.

Data lembaga pengawas makanan dan obat-obatan itu menyebutkan sedikitnya 88 jenis produk dan merek barang terbukti tanpa izin edar (TIE) sehingga harus dilakukan penyitaan secara berkala.

Berbagai produk itu, kata Nyoman, di antaranya bedak wajah berbagai merek dengan jumlah lebih dari 500 kemasan, kosmetik pemutih kulit lebih dari 400 kemasan, shampo dan "pemoles wajah lainnya lebih dari 1.000 kemasan.

Adrizal mengatakan berbagai produk itu diamankan petugas dari toko dan pergudangan di Selatpanjang.

"Seluruhnya kami amankan dari toko dan pergudangan yang berada di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti," katanya.

Produk minuman kemasan berbagai jenis yang disita dalam razia terakhir, kata dia, berjumlah 9.552 kaleng karena tanpa izin edar.

Beberapa minuman kaleng tersebut di antaranya cincau merek Seasons 8.640 kaleng, Fanta, minuman kaleng merek Milo, serta Nescafe.

Pada pertengahan 2012, BBPOM juga menyita produk tanpa izin edar lainnya seperti roti Apollo Pandan, susu SGM Soya, dan susu Bear Brand.

"Barang-barang tersebut diperoleh dari dua gudang swalayan di Pekanbaru. Langkah pengamanan ini sebagai langkah untuk mengantisipasi peredaran produk berbahaya," katanya. (ANTARA)

Dibaca : 352 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER