Iklan Investor Pialang
Jumat, 27 April 2018 | 02:38 WIB

Bupati Bogor Tidak Gunakan "Tiket" Pilkada Jabar

Senin, 01 Oktober 2012 / pilkada / antara

 

Bupati Bogor Rachmat Yasin memutuskan tidak menggunakan "tiket" berupa restu DPP-PPP untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat, salah satunya karena masih terikat kontrak politik sampai 2013.

"Kalau hanya kepentingan pribadi yang saya tonjolkan tentu 'tiket' untuk menjadi Cagub Jabar akan saya pergunakan, lantaran rakyat Kabupaten Bogor meminta bertahan dan saya masih terikat dengan kontrak politik sampai 2013, maka saya putuskan untuk tidak menggunakan tiket tersebut," katanya di Cibinong, Minggu.

Rachmat Yasin, yang juga Ketua DPW PPP Jabar itu mengatakan bahwa sebagai kader partai tentu hal ituberat.

"Tapi saya merasa enteng sekarang karena di belakang ada rakyat saya yang jumlahnya 4 juta lebih. Saya tidak mau disebut pemimpin yang tidak amanah di mata rakyat saya," katanya.

Setelah memmutuskan tidak maju di Pilkada Jabar periode 2013-2018 dirinya mendatangi DPP PPP menjelaskan alasan-alasan tidak maju.

"Alhamdulillah, DPP PPP mengerti dan menerima alasan alasan saya," katanya.

Menurut dia, dengan posisinya seperti sekarang ini, ia bisa lebih fokus dalam membesarkan PPP di Jawa Barat.

Di samping itu, dirinya juga lebih punya banyak waktu untuk memantau dan mengendalikan Pilkada-Pilkada yang digelar di sejumlah kota dan Kabupaten di Jabar.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPW PPP Jabar David Rizar Nugroho menjelaskan bahwa DPP-PPP sebenarnya menyatakan bahwa Bupati Bogor Rachmat Yasin telah mendapat restu untuk ikut berlaga pada Pemilu kepala daerah Jawa Barat.

Menurut dia, restu tersebut juga telah disampaikan kepada warga PPP lainnya.

"Yang terakhir disampaikan langsung saat berlangsung halal bi halal DPC PPP Kota Bekasi dan pembukaan Halaqah Daiyah/Ustadzah DPW PPP Jabar di Sport Center Perumahan Kota Harapan Indah Kota Bekasi Sabtu (22/9)," katanya.

Rachmat Yasin yang juga Ketua DPW PPP Jabar dalam acara tersebut menyatakan dirinya sudah mendapat restu untuk maju menjadi calon Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018.

Restu itu diperolehnya langsung dari DPP PPP usai penyelenggaraan Mukernas I PPP di Kota Kediri, Jawa Timur akhir Februari 2012.

Dibaca : 573 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER