Iklan Investor Pialang
Minggu, 25 Februari 2018 | 20:29 WIB

Uni Eropa Pekan Depan Akan Adakan Pertemuan Tentang Mesir

Jumat, 16 Agustus 2013 / mancanegara / antara

OTDANEWS.COM, Roma - Para menteri luar negeri Uni Eropa pekan depan akan bertemu untuk membahas situasi Mesir setelah pasukan keamanan menyerbu dua kemah pemrotes di Kairo Rabu, yang menewaskan ratusan orang, kata Menlu Italia Emma Bonino, Kamis.

"Kami mencoba untuk memediasi bersama dengan Amerika Serikat, tetapi gagal karena pihak militer menerimanya tanpa kompromi," kata Bonino dalam komentar untuk laman Affaritaliani.it.

"Pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa diperkirakan akan digelar pada Senin atau Selasa," kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri.

Pertemuan itu belum selesai karena belum pernah tanggapan dari semua kantor-kantor kementerian luar negeri asing, tetapi mengatakan salah satunya adalah "kemungkinan" pertemuan itu akan terlaksana.

Sementara itu Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa pada Kamis mendesak semua pihak di Mesir untuk mengakhiri kekerasan dan menahan diri secara maksimum setelah ratusan orang tewas ketika tentara dan polisi menumpas protes-protes menanti kembalinya Presiden terguling Mohamed Moursi.

"Para anggota Dewan Keamanan memandang penting untuk mengakhiri kekerasan di Mesir dan bahwa para pihak harus berupaya maksimal untuk menahan diri," kata Duta Besar Argentina untuk PBB Maria Cristina Perceval kepada wartawan setelah 15 anggota dewan bertemu membahas situasi ini.

Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 anggota mendapat penjelasan mengenai situasi di Mesir secara tertutup oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jan Eliasson.

Pertemuan secara bersama-sama diminta oleh para anggota Dewan Keamanan dari Prancis, Inggris dan Australia.

Penguasa militer yang didukung Kairo memerintahkan penyerbuan terhadap kemah-kemah protes pro-Moursi setelah fajar pada Rabu, enam pekan setelah tentara menggulingkan pemimpin pertama yang dipilih secara bebas di negara itu.

Pemerintah Mesir mengatakan 525 orang tewas.

Presiden AS Barack Obama mengumumkan pada Kamis bahwa Amerika Serikat telah membatalkan latihan militer bersama dengan Mesir bulan depan, mengatakan kerja sama normal AS tidak dapat dilanjutkan dalam kenyataan terjadinya penumpasan berdarah angkatan bersenjata terhadap para pemrotes.

Dibaca : 746 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER