Iklan Investor Pialang
Kamis, 24 Mei 2018 | 20:33 WIB

Serangan Baru Israel Di Gaza Tingkatkan Korban Jadi 30

Sabtu, 17 Nopember 2012 / mancanegara / antara/afp
Serangan Baru Israel Di Gaza Tingkatkan Korban Jadi 30
Pesawat tempur Israel meluncurkan sejumlah serangan udara baru ke wilayah Palestina, termasuk beberapa serangan yang menghantam Gaza City/AFP

OTDANEWS.COM, Kota Gaza, Wilayah Palestina - Serangan-serangan udara baru Israel di Gaza Jumat malam menewaskan enam warga Palestina, meningkatkan jumlah korban tewas dalam dua hari kekerasan menjadi 30 orang, kata seorang juru bicara kementerian kesehatan Hamas.

"Jumlah sahid telah meningkat menjadi 30 orang, dengan 280 orang lainnya luka-luka, termasuk kematian Ayman Rafiq Selim dari cederanya," kata juru bicara Ashraf al-Qudra dalam satu pernyataan Jumat malam.

Selim, yang terluka sebelumnya Jumat malam dalam serangan di sebelah timur Kota Gaza, adalah anggota sayap bersenjata Jihad Islam Brigade Quds, kata kelompok itu satu pernyataan.

Sebelum Jumat malam, Qudra mengumumkan bahwa seorang warga Palestina telah tewas dan dua luka-luka serius dalam serangan pada satu mobil di pusat kota Gaza, tak lama setelah serangan di tempat lain di pusat Gaza menewaskan empat orang.

"Salah satu warga meninggal sahid dan dua lainnya luka parah dalam serangan Israel pada satu mobil di Deir al-Balah," kata Qudra.

"Tiga warga tewas dalam serangan di kamp Maghazi dan jenazah mereka dibawa ke Shuhada al-Aqsa Hospital," katanya kepada AFP, dan menambahkan bahwa selanjutnya orang keempat tewas dalam serangan yang sama.

Sumber-sumber keamanan menyebut salah satu dari orang meninggal adalah Ahmed Abu Jalal, komandan lapangan sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam.

Qudra menambahkan bahwa serangan, di pusat Jalur Gaza, ditargetkan pada rumah dan bahwa dua dari mereka yang tewas adalah bersaudara.

Sepanjang Jumat malam, serangan udara terus menggempur kota seluruh Gaza, termasuk di Kota Gaza.

Di lingkungan perumahan kota Tel al-Hawa, para saksi mata melaporkan bahwa satu gedung departemen dalam negeri telah ditargetkan dalam serangan sebelumnya dan dihantam lagi. Para petugas darurat melaporkan kerusakan satu klinik di wilayah yang sama.

Pada konferensi pers di Rumah sakit Kota Gaza Shifa pada Jumat malam, menteri kesehatan Hamas Mufid al-Mukhalalati memperingatkan "kekurangan akut obat dan pasokan obat-obatan." Dia mendesak "negara-negara Arab dan semua pihak untuk mendukung sektor kesehatan," dan berterima kasih kepada Mesir untuk bantuan yang telah ditawarkan.

Sejak pembunuhan Israel yang ditargetkan pada seorang kepala militer Hamas pada Rabu sore, roket-roket yang ditembakkan dari Gaza telah menewaskan tiga warga Israel dan melukai 16 lainnya, kata polisi dan petugas medis. (ANTARA/AFP)

Dibaca : 270 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER