Iklan Investor Pialang
Jumat, 27 April 2018 | 02:39 WIB

Harga Ikan Tenggiri di Palembang Naik

Selasa, 29 Januari 2013 / ekuin / antara

OTDANEWS.COM, Palembang - Harga ikan tenggiri sebagai bahan baku makanan khas pempek di sejumlah pasar tradisional Palembang, Senin, mulai naik seiring meningkatnya pesanan ikan laut tersebut, karena persiapan menjelang Tahun Baru Imlek.

Harga normal tenggiri giling sebelumnya kisaran Rp80 ribu per Kilogram, naik menjadi Rp110 ribu per Kg, sementara tenggiri potong menjadi Rp80 ribu dari harga normal Rp70 ribu per Kg.

Kenaikan ini menurut Ujang, salah satu pedagang ikan tenggiri di pasar Cinde Palembang memang biasa terjadi saat menjelang perayaan imlek.

"Lebaran atau hari raya juga naik tapi tidak setinggi saat imlek," kata dia.

Kebanyakan warga keturunan Tionghoa di Palembang memilih tenggiri dibanding ikan gabus atau jenis ikan lainnya yang biasa digunakan sebagai bahan baku pempek.

"Ikan tenggiri itu lebih gurih dan rasanya khas dibanding ikan lain." ujarnya.

Kenaikan harga itu diprediksinya akan turun kembali setelah beberapa minggu usai perayaan imlek dan permintaan tenggiri gilingpun mulai menurun.

Musim hujan pun dinilainya turut andil dalam kenaikan harga tenggiri ini, sebab air sedang pasang dan seringkali ikan sulit ditangkap, katanya.

Ikan tenggiri tersebut didatangkan dari Lampung, karena Palembang yang berada di daerah rendah tidak menghasilkan ikan laut.

"Jadi sangat wajar bila harga tenggiri yang kebetulan dari segi rasa gurih lebih mahal dari ikan sungai lokal," tuturnya.

Sementara untuk beberapa bahan baku ikan seperti gabus dan parang-parang giling saat ini masih stabil yakni kisaran Rp50 ribu per Kg, sedangkan ikan gabus Rp80 ribu per Kg.

Namun, sejumlah pedagang ikan gabus giling sempat mengeluh, karena sulitnya mendapatkan stok ikan tersebut selama musim hujan ini.

"Karena pasokan kurang lancar disertai jumlahnya terbatas, pada Minggu (27/1) sempat dinaikkan tapi sekarang sudah normal kembali," kata Andi salah satu pedagang ikan gabus giling. (ANTARA)

Dibaca : 3389 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER