Iklan Investor Pialang
Selasa, 23 Januari 2018 | 09:22 WIB

Pembalap Liar Rusak Rambu Lalu Lintas

Senin, 07 Januari 2013 / hukum / antara

OTDANEWS.COM, Banjarmasin - Pelaku balapan liar tertangkap anggota Satuan Lalu Lintas karena kedapatan merusak rambu-rambu lalu lintas.

Rambu yang dirusak itu antara lain pembatas putaran yang sengaja ditutupkan di setiap putaran dan belokan di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 5 Banjarmasin, kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, Kompol Moerdilly Sik di Banjarmasin, Minggu.

Dia mengatakan, pada saat membuka paksa itu, lewat anggota lalu lintas berpakaian preman yang pada saat itu juga sedang menyamar untuk menjaring balapan liar. Melihat kejadian itu, langsung saja seorang pembalap liar tersebut ditangkap dan diamankan.

Setelah diamankan anggota lalu lintas (Lantas), pelaku perusakan itu langsung diberikan pembinaan dan sedikit olah raga fisik, karena yang bersangkutan terlihat mabuk.

"Selain mengamankan dia, polisi dalam razia balapan liar itu juga menjaring sekitar 12 unit kendaraan bermotor jenis roda dua di beberapa titik yang sering dijadikan tempat untuk aksi balapan liar," katanya.

Moerdilly mengatakan, razia terhadap balapan liar yang sering dilakukan di Kota Banjarmasin itu dilaksanakan pada Sabtu (5/1) sekitar pukul 23.00 Wita hingga Minggu (6/1), pukul 03.00 Wita.

Sampai saat ini ada sekitar 100 unit lebih kendaraan bermotor jenis roda dua yang diamankan dari hasil balapan liar yang sering beraksi di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

Untuk kendaraan bermotor para pelaku balapan liar itu, pemiliknya diberikan sanksi berupa tilang, yang pengurusan bisa dilakukan setelah dua bulan.

Kegiatan razia balapan liar ini akan terus dilakukan secara rutin, untuk meminimalisir para pembalap liar dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, serta untuk menjawab keluhan masyarakat yang masuk ke Satlantas Polresta Banjarmasin karena ulah pembalap liar yang sangat mengganggu kelancaran berlalu lintas, demikian Moerdilly.

RD, pelaku perusak pembatas putaran jalan itu, mengatakan, dirinya melakukan hal tersebut karena ia bersama temannya ingin balapan di kawasan Km 5, namun putarannya ditutup oleh pembatas yang dipasang polisi.

Karena ditutup oleh pembatas itu maka dirinya berusaha untuk membuka dengan cara menendang dan merubuhkan, serta memutas tali yang terpasang di pembatas tersebut.

Namun, belum berhasil membuka, dia sudah ketangkap polisi, dan disuruh push-up sebagai sanksinya.

"Saya biasa setiap malam minggu balapan di kawasan ini, dan malam ini saya lihat kok setiap putaran ditutupi pembatas, karena tidak ada polisi ya saya berani untuk membukanya dan merusak tali dan pembatas yang ada di situ," ujarnya. (ANTARA)

Dibaca : 2547 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER