Iklan Investor Pialang
Rabu, 25 April 2018 | 10:11 WIB

Paskibra Dapat Dijadikan Pemupuk Semangat Kebangsaan

Minggu, 18 Agustus 2013 / nasional / antara

OTDANEWS.COM, Yogyakarta - Pembentukan pasukan pengibar bendera dapat dijadikan pemupuk semangat kebangsaan, cinta Tanah Air, bela negara, kepemimpinan, disiplin, dan budi pekerti luhur, kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Hal itu dalam rangka pembangunan karakter dan nasionalisme," kata Sultan pada ramah tamah dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, beberapa pelajaran yang dapat dipetik hikmah dan teladan khususnya bagi paskibra adalah pelajaran yang dikaitkan dengan Orasi Bung Karno tahun 1920 yang menyatakan "beri aku seribu orang, dan dengan mereka aku akan menggerakkan Gunung Semeru, beri aku sepuluh pemuda yang membara cintanya kepada Tanah Air, dan aku akan mengguncang dunia".

"Dari petikan orasi tersebut pelajaran pertama yang dapat dipetik adalah jika 10 pemuda saja bisa mengguncang dunia, secara metaforis bagaimana kelompok paskibra yang berjumlah 45 orang, dan memiliki jiwa militansi yang tinggi, bukankah bisa mengubah Indonesia menjadi lebih bermartabat dan sejahtera?," katanya.

Ia mengatakan, pelajaran berikutnya adalah peristiwa revolusi kemerdekaan Amerika Serikat (AS) yang dipelopori Benjamin Franklin dan George Washington.

Selain itu, peristiwa Muhammad Al Fatih yang dalam usia muda berhasil menata Turki dan berhasil memperbesar pengaruh Turki Utsmaniah pada abad ke-15.

"Pelajaran selanjutnya adalah tentang toleransi beragama, karena menyadari kita hidup dalam kebhinnekaan tetapi tetap menyatu di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Menurut dia, Paskibra DIY juga diharapkan membaca Serat Wulang Sunu yang berisi motivasi dalam menggapai cita-cita. Jika meminjam istilah Bung Karno, mutiara kata dalam "serat piwulang" itu sama halnya dengan pesan beliau "...gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang di langit...".

"Kami berharap citra paskibra yang dijiwai oleh Semangat Proklamasi tetap terjaga sehingga mampu menjadi teladan sebagai generasi muda Indonesia yang berwawasan kebangsaan dan mencintai Tanah Air sebagai yang utama," katanya.

Ia mengatakan, selayaknya puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan, karena rangkaian acara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Ke-68 Republik Indonesia (RI) telah berjalan lancar, penuh khidmat, dan berakhir dengan baik.

"Keberhasilan tersebut juga tak luput berkat peranan paskibra yang terdiri atas para pelajar SMA dan SMK yang terpilih melalui seleksi yang sangat ketat," katanya.

Ketua Umum Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-68 RI Tingkat DIY Sulistyo mengatakan, anggota Paskibra DIY yang mengikuti ramah tamah dengan gubernur DIY itu sebanyak 700 orang.

"Mereka merupakan anggota paskibra yang bertugas pada upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-68 RI di tingkat DIY dan kabupaten/kota se-DIY," kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda DIY itu.

Dibaca : 961 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER