Iklan Investor Pialang
Rabu, 25 April 2018 | 10:10 WIB

Menteri Pertanian Bantah Isu Pemotongan Sapi Betina

Rabu, 06 Maret 2013 / nasional / antara

OTDANEWS.COM, Sleman - Menteri Pertanian Suswono membantah isu adanya pemotongan sapi betina sehingga mengakibatkan populasi sapi di dalam negeri turun drastis.

"Terjadinya peningkatan populasi sapi sekitar 60 persen membuktikan bahwa isu terjadinya peningkatan pemotongan sapi-sapi betina tidak benar," kata Suswono saat mengunjungi Pasar Hewan Jangkang di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu.

Di tengah kesibukan perjalanan ke Magelang, Jawa Tengah Menteri Pertanian Suswono menyempatkan mengunjungi Pasar Hewan Jangkang, Widodomartani, Ngemplak Sleman.

Dalam kunjungannya, Suswono diterima Bupati Sleman Sri Purnomo, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Sleman Riyadi Martoyo, Kepala Bidang Peternakan Suwandi Azis.

Kunjungan Menteri Pertanian ini dimaksudkan untuk memantau harga hewan sapi di pasaran dan menurut pedagang sapi harga pasaran sapi hidup antar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Sleman Suwandi Aziz mengatakan harga jual sapi hidup mengalami peningkatan harga sejak tiga bulan terakhir dan ini menggembirakan peternak dan pedagang.

"Peningkatan harga jual sapi hidup ini diharapkan harga bisa stabil sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan peternak maupun pedagang sapi," katanya.

Menurut dia, untuk volume penjualan sapi mengalami kenaikan hingga 60 persen dan untuk sapi yang dijual di Pasar Hewan Jangkang sapi bakalan dan pejantan potong perhari rata 150 ekor dan kapasitas pasar hewan sekitar 800 ekor.

"Kegiatan pasar ini hanya untuk kebutuhan pasar lokal saja tidak keluar daerah," katanya.

Suswono mengatakan, saat ini untuk sapi potong lokal dapat memasok 85 persen kebutuhan dalam negeri dan sisanya impor.

"Inipun hanya khusus untuk kebutuhan industri seperti hotel-hotel, restoran, dan katering sehingga apabila tidak masuk ke pasaran tentu tidak akan berpengaruh terhadap harga di pasaran dalam negeri," katanya.Budi Suyanto

Dibaca : 310 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER