Iklan Investor Pialang
Kamis, 19 April 2018 | 18:55 WIB

Kelapa Dongkrak Ekonomi Petani

Rabu, 26 Desember 2012 / potensi daerah / antara

OTDANEWS.COM, Lebak - Produksi kelapa di Kabupaten Lebak, Banten, ternyata mendongkrak ekonomi petani karena permintaan pasar relatif tinggi.

"Kami setiap hari memasok kelapa ke luar daerah hingga mencapai dua sampai tiga truk diesel," kata Sumedi, seorang pengumpul pedagang warga Malingping Kabupaten Lebak, Selasa.

Menurut dia, dirinya sudah puluhan tahun memasok kelapa ke Tangerang dan Jakarta, sehingga memberikan pendapatan bagi petani.

Saat ini kehidupan ekonomi petani kelapa relatif bagus, karena komoditas ini setiap hari berproduksi dan menghasilkan uang.

Selama ini komoditas kelapa belum pernah mengalami kehabisan.

"Kami setiap hari menampung ribuan kelapa dari petani yang ada di wilayah Lebak bagian selatan," katanya.

Ia mengatakan, permintaan akan kelapa di pasaran cukup tinggi karena memiliki keunggulan dibanding kelapa dari Pulau Sumatra.

Kelebihan kelapa Kabupaten Lebak, selain memiliki kadar minyak cukup tinggi, juga tidak mengeluarkan air banyak, juga daging buahnya tebal.

Karena itu, komoditas kelapa Lebak sangat cocok untuk bahan makanan campuran, seperti aneka kuliner dan sayuran.

Bahkan, banyak pabrik makanan biskuit maupun roti di Tangerang menggunakan campuran kelapa dari Lebak.

"Kami setiap hari memasok kelapa dalam hingga puluhan juta rupiah," katanya.

Sukri, petani warga Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak mengaku dirinya memiliki perkebunan kelapa seluas tiga hektare, dan hampir setiap hari menjual ke penampung.

Perkebunan kelapa dalam tentu merupakan andalan ekonomi keluarga.

"Kami bisa menyekolahkan anak-anak hingga perguruan tinggi dari hasil penjualan budidaya kelapa," katanya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lebak H Sopyan mengaku saat ini jumlah populasi perkebunan kelapa milik masyarakat tercatat 23.136 hektare tersebar di 28 kecamatan.

Perkebunan kelapa, kata dia, tumbuh di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak.

Mereka mengembangkan budi daya perkebunan tersebut secara turun temurun, karena bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat agar mengembangkan perkebunan kelapa, selain tanaman palawija maupun padi sawah.

Sebab, budi daya kelapa dalam dapat menyejahterakan masyarakat juga bisa menekan angka kemiskinan.

Bahkan, setiap hari ribuan ton produksi kelapa dipasok ke luar daerah, seperti Jakarta, Tangerang dan Bogor.

"Saya kira usaha budidaya kelapa sebagai andalan petani untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," katanya. (ANTARA)

Dibaca : 222 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER