Iklan Investor Pialang
Rabu, 24 Januari 2018 | 12:31 WIB

Singkong Tumpuan Pendapatan Petani Lampung Timur

Senin, 12 Nopember 2012 / potensi daerah / antara

OTDANEWS.COM, Bandarlampung - Komoditas singkong atau ubi kayu masih menjadi andalan petani di Kabupaten Lampung Timur untuk meningkatkan perekonomian mereka, sehubungan lahan kering di daerah ini lebih luas dibandingkan lahan basah.

"Petani lebih memilih komoditas ini, karena pendapatan cukup tinggi dengan biaya perawatan lebih terjangkau," kata Endang Saputra, salah satu petani singkong di Gunungagung, Kecamatan Sekampungudik, Lampung Timur, Senin.

Lahan perladangan, kata dia, selalu ditanami singkong untuk meningkatkan pendapatan, mengingat cukup menguntungkan dibandingkan dengan komoditas lain yang memerlukan modal lebih besar.

"Saat ini banyak petani yang mulai menanam, karena curah hujan sudah cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir," kata dia.

Ia mengaku, beberapa tahun belakangan ini mengandalkan singkong sebagai penghasilan utama, selain menanam padi di sawah setahun dua kali.

"Saya tanam singkong satu tahun sekali, selebihnya menanam jagung," kata dia lagi.

Petani setempat lainnya, Endrianto mengatakan, tanaman singkong menjadi andalan petani di sini sejak beberapa tahun terakhir.

Namun, harga singkong turun dari Rp1.500 per kilogram menjadi Rp900 per kilogram sejak beberapa bulan ini.

"Nanti pasti naik lagi jika produksi singkong petani menurun, terutama saat musim hujan karena banyak yang beralih menanam padi untuk sementara waktu," ujar dia.

Ia mengharapkan, harga singkong kembali naik minimal harganya Rp1.600 per kilogram, sebanding dengan biaya perawatan yang dikeluarkan oleh petani setempat.

Namun, pada musim hujan nanti biasanya petani akan kesulitan mengangkut singkong itu dari perladangan, sehingga memerlukan biaya tambahan untuk para pekerja pencabut singkong.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikutura (PTPH) Lampung Timur, produksi singkong atau ubi kayu di daerah tersebut mencapai 961.019 ton per tahun.

Produksi singkong dari Lampung Timur merupakan salah satu sentra terbesar di Lampung dengan luas mencapai 45.247 hektare, dengan produktivitas 241,47 kuintal atau 24,147 ton per hektare. (ANTARA)

Dibaca : 13990 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER