Iklan Investor Pialang
Senin, 22 Januari 2018 | 17:23 WIB

Mobil Dinas Jangan Disalahfungsikan

Selasa, 23 Juli 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Padang - Ketua DPRD Kota Padang Zulherman menyatakan pejabat pemerintah di daerah ini diminta tidak mengalahgunakan fungsi mobil dinas terutama saat Lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah/2013.

"Kami mengimbau penggunaan kendaraan dinas tepat sasaran. Peruntukan kendaraan dinas tersebut untuk kepentingan tugas," kata Zulherman di Padang, Selasa.

Dia menjelaskan, meski demikian, jika ada pejabat di lingkungan pemerintahan kota yang menggunakannya untuk mudik atau Lebaran, tergantung keputusan Wali Kota Padang.

Menurutnya, jika Wali Kota Padang mengizinkan penggunaan kendaraan dinas untuk mudik atau Lebaran, DPRD hanya mengimbau agar dipergunakan dengan baik, karena itu aset negara bukan milik pribadi para pejabat.

DPRD Padang menekankan mobil dinas yang dipakai pada saat Lebaran tidak boleh digunakan oleh sanak saudara pejabat, apalagi ugal-ugalan, atau untuk membawa barang-barang yang dapat merusak aset negara itu, seperti muatan yang berlebihan.

DPRD Padang juga menilai kebijakan Pemkot Padang memperbolehkan pejabat menggunakan mobil dinas didasari keamanan kendaraan itu sendiri, sebab jika tidak dipergunakan tempat memarkirnya juga tidak ada, namun para pejabat tetap diminta untuk menjaga dengan baik kendaraan tersebut.

Sehubungan dengan itu, Wali Kota Padang Fauzi Bahar menyatakan, para pejabat di lingkungan pemerintah kota boleh mempergunakan mobil dinas saat Idul Fitri 1434 Hijriah.

Alasan memperbolehkan penggunaan mobil dinastersebut bagi pejabat di lingkungan pemkot Padang adalah untuk memberi kemudahan bagi pejabat saat Lebaran, dengan syarat para PNS tersebut tidak terlambat masuk saat masa libur Lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah selesai.

"Pejabat boleh menggunakan mobil dinas untuk mudik, namun Kalau tetap terlambat masuk kantor, tentu yang membawa mobil dinas harus berurusan dengan aturan," katanya.

Ia menambahkan, pejabat yang membawa mobil dinas untuk mudik juga harus menjaga dan merawat kendaraan tersebut, karena merupakan aset negara, kemudian untuk bahan bakarnya menjadi tanggung jawab pemakai, tidak dibebankan pada Pemkot Padang.

Penggunaan kendaraan dinas tersebut untuk berlebaran bukan hal pertama dilakukan di daerah itu. Hampir setiap tahun dalam beberapa tahun terakhir kebijakan tersebut telah diberlakukan Pemkot Padang.

Dibaca : 773 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER