Iklan Investor Pialang
Rabu, 24 Januari 2018 | 14:34 WIB

Bantul Bantu 14 Kelompok Tani Bibit Pohon

Jumat, 05 Oktober 2012 / lintas daerah / antara

 

Pemerintah Kabupaten Bantul akan membantu 14 kelompok tani wanita berupa bibit berbagai jenis pohon untuk ditanami di kebun atau pekarangan rumah mereka pada Tahun 2013.

"Seperti tahun ini, bahwa sekitar 14 kelompok wanita tani akan diusulkan memperoleh bantuan bibit pohon masing-masing sebanyak 50.000 bibit," kata Kasi Konservasi Sumber Daya Alam dan Produksi Bahan Baku Industri Bidang Kehutanan, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Bantul, Woro Suryani, Jumat.

Menurut dia, para kelompok tani wanita yang akan mendapat bibit itu terutama yang berdekatan dengan hutan rakyat, karena nantinya setelah bibit pohon tumbuh dan sudah layak maka akan dipindahkan dan ditanam permanen ke hutan rakyat.

"Jadi mereka mengembangkan kebun rakyat di pekarangan untuk pembibitan dengan media tanam "polibag". Biasanya penanaman itu dilakukan saat memasuki musim hujan supaya tumbuh maksimal," katanya.

Berbagai jenis bibit pohon, kata dia, seperti jati, mahoni dan akasia yang berasal dari APBD dan kerja sama dari instansi dan lembaga swadaya masyarakat yang disiapkan sebagai upaya mempertahankan penghijauan hutan rakyat agar tidak semakin berkurang.

Ia menyebutkan, hutan rakyat yang terdapat di Kabupaten Bantul seluas 8.545 hektare yang tersebar di 14 kecamatan dari 17 kecamatan se Bantul, sebagian besar berada di Kecamatan Pajangan, Imogiri dan Dlingo yang masing-masing luasnya mencapai sekitar 2.000 hektare.

Menurut dia, hutan rakyat itu sudah termasuk hutan negara yang memang dikelola bukan oleh rakyat yang luasnya sekitar 1.050 hektare, sehingga tidak boleh ada alih fungsi baik ke non pertanian maupun lahan pertanian pangan lainnya.

"Sesuai namanya, hutan rakyat di kelola warga sekitar bersama pemerintah setempat, sehingga penebangan diupayakan dengan tebang pilih yang sudah berumur layak dan jika ada penebangan satu pohon harus ada penanaman kembali," katanya Ia mengatakan, upaya pemerintah bersama lembaga swadaya masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan ini diharapkan dapat mengendalikan penyusutan luasan hutan yang sedikitnya setiap tahun sekitar satu hingga dua hektare.

Dibaca : 876 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER