Iklan Investor Pialang
Rabu, 24 Januari 2018 | 14:38 WIB

RAPBD PPU 2013 Rp1,262 Triliun

Jumat, 04 Januari 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Penajam - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 2013 mencapai Rp1,262 triliun.

"Turun 19,33 persen dari APBD Perubahan lalu yang mencapai Rp1,564 triliun," kata Ketua DPRD PPU, Nanang Ali, Kamis (3/1).

Saat ini DPRD sedang membahas nota keuangan tersebut di tingkat fraksi.

Kemudian, katanya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara keseluruhan diharapkan bisa mencapai Rp73,496 miliar lebih, naik sebesar Rp30,334 miliar atau 70,28 persen dari tahun 2012 setelah APBD Perubahan sebesar Rp43,162 miliar.

Belanja daerah Tahun Anggaran (TA) 2013 secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp1,365 triliun lebih, turun sebesar Rp308,317 miliar atau 18,42 persen dari TA 2012 setelah perubahan sebesar Rp1,673 triliun.

Pembiayaan daerah dalam RAPBD 2013 direncanakan sebesar Rp103,238 miliar lebih, turun sebesar Rp5,821 miliar lebih atau 5,34 % dari TA 2012 setelah perubahan.

Ia menambahkan, memperhatikan struktur RAPBD 2013 masih terdapat selisih antara pendapatan dan belanja sebesar Rp103,238 miliar atau 8,18 persen.

"Fraksi-fraksi sedang membahas pendapat mereka atas penjelasan eksekutif soal Nota Keuangan RAPBD 2013," ujarnya.

Pembahasan Raperda APBD 2013, lanjut Nanang Ali, belum bisa dilaksanakan secepatnya. Tahapannya, setelah pemerintah menyampaikan nota pengantar keuangan, baru kemudian dibicarakan di masing-masing tingkat fraksi.

"Bisa saja fraksi menolak atau menerima nota keuangan RAPBD 2013. Kalau misalnya 3 fraksi menerima, pembahasan RAPBD baru bisa dilanjutkan," jelasnya.

Bila mekanisme pembahasan RAPBD 2013 tak ada ganjalan yang serius, tambahnya, maka sebelum akhir Januari 2013 paling cepat pengesahan anggaran bisa diparipurnakan, karena pembangunan di Kabupaten PPU ini sangat bergantung dari APBD.

"Kalau anggaran disahkan secepatnya, roda perekenomian di masyarakat akan berjalan lancar," ucapnya. (ANTARA)

Dibaca : 383 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER