Iklan Investor Pialang
Rabu, 24 Januari 2018 | 14:40 WIB

LPMAK Benahi Fasilitas Pendidikan di Pedalaman Mimika

Kamis, 03 Januari 2013 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Timika - Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) tahun 2013 akan membenahi sejumlah fasilitas pendidikan dasar yang ada di kampung-kampung pedalaman Kabupaten Mimika, Papua.

Sekretaris Eksekutif LPMAK, Emanuel Kemong kepada ANTARA di Timika, Kamis mengatakan sesuai hasil rapat dengan Badan Pengurus (BP) dan Badan Musyawarah (BM) LPMAK belum lama ini maka ada sejumlah program fisik di bidang pendidikan dan kesehatan yang akan dibangun LPMAK tahun ini.

Fasilitas pendidikan dan kesehatan yang akan dibangun LPMAK antara lain enam ruang kelas SD di Manasari dan Otakwa di Distrik Mimika Timur Jauh. Selanjutnya, gedung SD dan asrama siswa di Kokonao, Distrik Mimika Barat, beberapa gedung SD di Distrik Agimuga serta gedung SD di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura.

Menurun kualitas pendidikan Menurut Emanuel, keterlibatan LPMAK untuk membangun dan memperbaiki fasilitas pendidikan dasar di wilayah pedalaman Mimika itu semata-mata karena rasa keprihatinan akan kian menurunnya kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.

Padahal di wilayah pedalaman itu terdapat banyak anak asli Papua dari Suku Amungme dan Kamoro yang berada pada usia sekolah.

"Kami melihat masih banyak kampung di pedalaman Mimika yang selama ini masih belum disentuh dengan baik terutama di bidang pendidikan. Harus diakui bahwa mutu pendidikan dasar di pedalaman Mimika masih sangat rendah karena salah satu faktor yang menyebabkan hal itu terjadi karena terbatasnya sarana dan prasarana," jelas Emanuel.

Khusus di Manasari, Distrik Mimika Timur Jauh, LPMAK juga akan membangun tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) seperti solar, bensin dan minyak tanah agar masyarakat dari wilayah Timur Mimika seperti Jita dan Agimuga lebih mudah mendapatkan BBM untuk keperluan transportasi perahu motor.

Selama ini masyarakat dari wilayah Timur Mimika harus membeli BBM ke Timika dengan waktu tempuh perjalanan menggunakan perahu motor bisa mencapai lebih dari satu hari.

Di lokasi itu LPMAK juga akan membangun kios-kios kampung dan berbagai pusat pertumbuhan ekonomi agar masyarakat setempat bisa mendapatkan dengan mudah dengan harga yang terjangkau berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras dan lainnya.

LPMAK juga akan memperbaiki fasilitas pendidikan seperti sekolah dan asrama serta rumah sakit yang ada di Kokonao, ibu kota Distrik Mimika Barat agar denyut kehidupan masyarakat di kota tua yang mulai ditinggalkan itu kembali bergerak.

Kokonao merupakan kota tua yang dibangun sejak zaman Belanda. Kota yang terletak di wilayah pesisir selatan Mimika itu dahulu merupakan pusat pelayanan misionaris Gereja Katolik dan pusat pendidikan yang telah banyak menghasilkan para pejabat dan pemimpin di Papua. (ANTARA)

Dibaca : 458 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER