Iklan Investor Pialang
Rabu, 24 Januari 2018 | 14:19 WIB

Transmigran Di Waykanan Dinilai Berhasil

Rabu, 14 Nopember 2012 / lintas daerah / antara

OTDANEWS.COM, Bandarlampung - Para transmigran di Kabupaten Waykanan, Lampung, dinilai berhasil meningkatkan taraf kehidupan mereka.

Pejabat Pemerintah Kabupaten Waykanan, di Blambanganumpu, Rabu, menilai program transmigrasi di daerah itu dinilai berhasil, antara lain dengan parameter kondisi perekonomian warga transmigran yang relatif baik di sejumlah lokasi pelaksanaan program transmigrasi itu.

"Program transmigrasi di sini bisa dikatakan termasuk berhasil, tadinya rumah warga transmigrasn terbuat dari papan, sekarang berkembang menjadi bangunan permanen," kata Kepala Bidang Transmigrasi pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Waykanan, Junaedi Efendi.

Tetapi, ujar dia lagi, kemajuan program tersebut di daerah itu tidak bisa dibandingkan dengan di Kabupaten Pringsewu, juga di Provinsi Lampung.

"Transmigrasi Pringsewu lebih bagus, karena lebih awal sedangkan di Waykanan baru dimulai sekitar tahun 1981 dengan sebanyak 46 desa eks transmigrasi yang masuk di dalamnya," ujar Junaedi lagi.

Eks transmigrasi itu, menurut dia, bukan lagi berangkat dari daerah asal namun dari daerah tempat pelaksanaan transmigrasi tersebut.

"Program transmigrasi tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Waykanan. Tetapi di Kecamatan Kasui, Rebantangkas, dan Banjit tidak ada," kata dia lagi.

Di Kecamatan Banjit, terdapat program transmigrasi swakarsa yang segala urusan pembiayaan ditanggung sendiri oleh para transmigran.

"Pemerintah hanya memberikan lahan untuk transmigrasi swakarsa ini, tentunya lahan itu tidak bermasalah," ujar dia.

Pada awal masuk ke daerah bermotto "Ramik Ragom" itu, para transmigran bercocoktanam palawija yang dipanen sekitar tiga bulan pascatanam, seperti jagung, untuk selanjutnya hasilnya untuk pembiayaan hidup mereka sendiri.

Parameter lain atas keberhasilan program itu adalah masyarakat di daerah lokasi transmigrasi tidak saja mampu memiliki sepeda motor, bahkan juga kendaraan roda empat.

Selain itu, sejumlah transmigran di Waykanan sudah ada yang mampu menyekolahkan anaknya ke universitas mengambil disiplin ilmu kedokteran, demikian Junaidi Efendi. (ANTARA)

Dibaca : 997 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER