Iklan Investor Pialang
Rabu, 25 April 2018 | 09:54 WIB

Investor Nasional Bangun Perumahan Kota Satelit Maja

Rabu, 05 Juni 2013 / pasar modal / antara

OTDANEWS.COM, Lebak  - Investor nasional membangun perumahan kawasan permukiman Kota Satelit Maja Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sebanyak 4.000 unit melalui investasi PT Ciputra Group.

"Tahun ini, pembangunan kawasan perumahan dengan konsep modernisasi Kota Satelit melibatkan investor nasional," kata Bupati Mulyadi Jayabaya saat peresmian Kantor Pusat Simetris Digital Printing di Rangkasbitung, Rabu.

Menurut dia, investor nasional yang membangun Kota Satelit, antara lain, PT Ciputra Group dan PT Agung Sedayu Group.

Investor tersebut sudah terbukti membangun perumahan berkonsep modernisasi di daerah Tangerang, Serpong, Bogor, dan Bekasi.

Oleh karena itu, kata Bupati, mereka akan menanamkan modalnya untuk pengembangan pembangunan perumahan di kawasan permukiman Kota Satelit Maja.

Pembangunan Kota Satelit, lanjut dia, selain perumahan juga lokasi perdagangan dan industri pada lahan Perum Perumnas.

Perseroan Terbatas (PT) Ciputra Gorup tahun ini membangun perumahan sebanyak 4.000 unit juga lahan parkir kendaraan.

Lahan parkir tersebut guna memberikan rasa aman bagi warga yang bekerja di Jakarta yang menggunakan Commuter Line.

Saat ini, Perseroan Terbatas Kereta Api (PT KA) mengoperasikan Commuter Line dengan jalur ganda (double terck) rute Jakarta-Maja.

Beroperasinya Commuter Line sebagai tahap pertama pembangunan Kota Satelit.

Kota Satelit yang dipilih Kementerian Perumahan Rakyat karena lokasinya tidak berjauhan dengan Jakarta.

"Saya yakin Kota Satelit dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat juga pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.

Ia mengatakan bahwa pembangunan Kota Satelit guna menampung warga DKI Jakarta sehubungan terbatasnya penyedian lahan untuk permukiman penduduk di daerah itu.

Selain itu, kata dia, juga untuk mengatasi antrean kendaraan lalu lintas yang setiap hari terjadi kemacetan. Bahkan, antrean kendaraan semakin panjang di jalur persimpangan maupun perempatan.

Begitu pula, Ibu Kota Negara merupakan daerah "langganan" banjir tahunan kiriman dari Bogor. Oleh karena itu, Maja dipilih Kota Satelit dengan jarak 70 kilometer dari Jakarta dan jika menggunakan kereta hanya 1,5 jam perjalanan.

Pemerintah juga akan membangun infrastuktur jalan tol Serpong-Maja (60 kilometer) dan Balaraja-Maja (40 km).

"Kami mendukung pembangunan Kota Satelit karena dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Lebak Agianto Ahmad Tahir mengatakan, saat ini, banyak pengusaha properti melirik kawasan Maja dan Rangkasbitung untuk pembangunan pengembangaan perumahaan.

Mereka para investor yang membangun perumahan di Kabupaten Lebak mualai pengusaha lokal hingga nasional.

"Kami memberikan kemudahan-kemudahan proses perizinan bagi pengusaha properti yang akan membangun kawasan perumahan di Lebak," ujarnya.

Dibaca : 1708 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER