Iklan Investor Pialang
Senin, 22 Januari 2018 | 17:31 WIB

Kertas Padalarang Siap Cetak Kertas Uang

Jumat, 05 Oktober 2012 / ekuin / antara

 

PT Kertas Padalarang Persero seperti diusulkan oleh pemegang sahamnya, Perum Peruri, siap mencetak kertas uang, dan untuk merealisasikan langkah itu, perseroan membutuhkan mesin khusus.

"Memang kami pernah diminta oleh Peruri untuk mencetak kertas uang," kata Direktur Utama Kertas Padalarang Atje M. Daryan di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, hingga kini, perseroan belum bisa mencetak kertas uang karena belum memiliki mesin khusus dengan spesifikasi yang khusus juga. Dalam waktu dekat, perseroan bersama Peruri berencana untuk membeli dua mesin baru. Saat ini, perseroan masih menggunakan mesin keluaran tahun 1922, 1936, dan 1976.

"Ketiga mesin ini masih beroperasi dengan baik untuk memproduksi kertas berbasis 'security paper'," ungkapnya.

Pemegang saham perseroan ini dikenal sebagai perusahaan pencetak uang yang berkantor di Karawang, Jawa Barat. Selain mencetak uang rupiah Republik Indonesia, juga mencetak produk sekuriti lainnya, termasuk cetakan kertas berharga non uang dan logam non uang.

Sebagian besar kertas yang diproduksi oleh Kertas Padalarang adalah kertas-kertas khusus (specialty paper), di mana pada kertas-kertas khusus tersebut ditanamkan pengaman-pengaman yang tidak dapat ditemukan pada kertas-kertas tulis cetak biasa (kertas umum).

Pengaman-pengaman yang ditanamkan pada kertas-kertas sekuriti itu mempunyai berbagai macam bentuk, antara lain: A. Pengaman berupa serat-serat yang mempunyai warna-warna tertentu, atau serat-serat yang hanya dapat terlihat jika disinari oleh lampu ultra violet B. Pengaman berupa tanda air/water mark, yaitu suatu tekstur gelap dan terang pada permukaan kertas yang membentuk pola tertentu. Water mark ini umum ditemukan pada kertas uang, dan kita dapat melihatnya dengan cara menerawang kertas ke arah datangnya sinar C. Pengaman di mana kertas menjadi sensitif/reaktif terhadap zat kimia tertentu.a

Dibaca : 2645 kali
Baru dibaca Terpopuler
SIGNUP FOR NEWSLETTER